Penghalang kebisingan jalan raya bertenaga surya yang bersifat penyerap suara mengintegrasikan material akustik canggih dengan teknologi fotovoltaik, sehingga mampu memberikan peredaman kebisingan yang efektif sekaligus menghasilkan energi terbarukan. Solusi ini sangat ideal bagi proyek jalan raya dan infrastruktur modern yang mengutamakan keberlanjutan, efisiensi, serta kinerja jangka panjang.

Merek |
Jinbiao |
Nama Produk |
BARRIR SUARA |
Bahan |
LEMPENG ALUMINIUM/LEMPENG GALVANIS |
KETEBALAN MATERIAL |
0.6-2.0mm |
DIMENSI STANDAR |
500X2000X80MM |
Permukaan akhir |
WARNA CAT BUBUK RAL |
Tiang |
Tiang baja H |



1. Apa itu panel peredam suara jalan raya surya akustik?
Ini adalah fasilitas jalan multifungsi yang menggabungkan fungsi pengendalian kebisingan dan pembangkitan listrik fotovoltaik. Berbeda dengan penghalang suara konvensional, fasilitas ini tidak hanya secara efektif menyerap kebisingan lalu lintas, tetapi juga memanfaatkan ruang fasad menghadap selatan (atau arah yang sesuai) untuk pembangkitan tenaga surya, menyediakan listrik hijau bagi penerangan jalan tol, sistem pengawasan, gerbang tol, serta fasilitas lainnya.
2. Bagaimana cara fasilitas ini mencapai penyerapan suara dan pembangkitan listrik secara bersamaan?
Penghalang ini terdiri dari beberapa modul:
Lapisan penyerap suara: Biasanya terbuat dari serat aluminium berpori mikro, panel sandwich wol batu, atau bahan keramik berpori, dipasang di sisi yang menghadap jalan untuk menyerap kebisingan yang dihasilkan kendaraan.
Modul fotovoltaik: Panel fotovoltaik dipasang di bagian atas penghalang, pada permukaan miring, atau di antara papan insulasi suara, mengubah sinar matahari menjadi energi listrik.
Lapisan Struktural: Mengadopsi rangka logam atau struktur penyangga beton berkekuatan tinggi untuk memastikan ketahanan terhadap angin dan ketahanan benturan memenuhi standar keselamatan jalan tol.
3. Seberapa efektifkah efek peredaman kebisingan dari peredam suara ini?
Berdasarkan bahan dan desain strukturalnya, tingkat insulasi suara tertimbang (Rw) dapat mencapai lebih dari 30–35 dB, sedangkan koefisien penyerapan suara (NRC) umumnya berada di kisaran 0,7 hingga 0,9. Peredam suara ini mampu secara efektif mengurangi dampak kebisingan lalu lintas terhadap kawasan permukiman di sekitarnya serta memenuhi "Standar Kualitas Lingkungan Suara" (GB 3096-2008) dan spesifikasi desain peredam suara jalan tol yang relevan.
4. Berapa banyak listrik yang dapat dihasilkan oleh bagian energi surya? Dan untuk keperluan apa listrik tersebut digunakan?
Mengambil contoh penghalang setiap kilometer, jika sistem fotovoltaik berkapasitas 500–800 kWp dipasang, maka rata-rata pembangkitan listrik tahunannya sekitar 50–80 ribu kilowatt-jam. Listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan melalui koneksi jaringan listrik (on-grid) maupun secara off-grid untuk:
Penerangan terowongan jalan dan jalan masuk (ramp)
Peralatan pemantau lalu lintas serta papan informasi elektronik
Stasiun pengisian daya di area layanan
Dihubungkan ke jaringan listrik terdekat guna mewujudkan prinsip "pembangkitan sendiri untuk pemakaian sendiri, dengan kelebihan daya diumpankan kembali ke jaringan"
5. Standar nasional atau industri mana yang dipatuhi produk ini?
Desain produk umumnya mengacu pada standar berikut:
Kinerja akustik: GB/T 23451, ISO 140, ASTM E90
Modul fotovoltaik: IEC 61215, IEC 61730
Fasilitas keselamatan lalu lintas jalan: JTG D81 (Spesifikasi Desain Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas Jalan)
Keamanan struktural: Kemampuan tahan angin, tahan gempa bumi, dan tahan benturan harus disertifikasi melalui pengujian tipe.